Lucy Tedjasukmana: Penyimpanan dan Kemasan yang Aman Untuk Eksport Kopi

SaveSavedRemoved 1

Menjalani usaha kopi memang perlu banyak yang diperhatikan agar kualitas produknya terjaga. Salah satunya soal penyimpanan dan kemasan yang aman untuk eksport kopi!

Dalam acara Coffee Talks: Inovasi Perempuan Kopi Mengantisipasi Dampak Pandemi Covid-19, Lucy Tedjasukmana, Pengelola Kebun/Eksportir Kopi Gravfarm, Ciwidey – Jawa Barat menjelaskan tentang penyimpanan dan kemasan yang aman untuk kebutuhan eksport kopi.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi para pengusaha untuk menjaga kualitas kopinya saat disimpan atau dieksport.

Simak penjelasan penyimpanan dan kemasan yang aman untuk eksport kopi!

Sebelum menentukan jenis bahan kemasan yang akan digunakan dalam penyimpanan kopi, ada baiknya Anda membuat perencanaan.

Pertamam rencanakan berdasarkan jangka waktu, apakah green bean akan digunakan dalam waktu dekat atau sebagai stock/disimpan di atas 3 bulan.

Kemudian, perhatikan tempat atau lokasi barang, apakah green bean akan sering dipindahkan atau tidak?

Perhatikan juga kebutuhan atau permintaan pembeli, apakah green bean akan digunakan sebagai barang export atau dipakai langsung.

Dengan perencanaan penyimpanan tersebut akan mengoptimalkan luas area gudang, efisiensi waktu kerja dan efisiensi biaya.

Apa saja musuh utama dalam penggudangan kopi?

Setelah melakukan perencanaan, Anda juga perlu tahu masalah yang dihadapi saat menyimpan kopi, yaitu jamur atau fungus, jadi busuk atau tengik dan serangga atau kutu.

Semua persoalan tersebut dapat diatasi dengan tau penyebabnya, ada yang berasal dari internal dan eksternal.

Dari internal atau dalam, biasanya akibat proses pemetikan dan pengolahan yang tidak sesuai standard, kadar air melebihi batas acuan, sortasi akhir tidak maksimal dan adanya kandungan asing dalam biji.

Sementara dari eksternal, akibat kondisi gudang yang tidak memenuhi syarat, kadar kelembapan tinggi atau kotor atau minim ventilasi, pengunaan kemasan yang kotor, pengunaan bahan kemasan yang tidak standard dan kondisi penanganan barang yang tidak baik.

Acuan dasar penyimpanan kopi

Agar Anda bisa menyimpan dan mengemas kopi dengan baik serta terjaga kualitasnya, perhatikan sejumlah acuan di bawah ini;

  1. Kadar air maksimum biji kopi kering atau green bean < 12,5% (SNI No: 01-2907-2008)
  2. Kelembaban ruang penyimpanan dengan relative humidity maksimal 70% (tidak lembap, tidak basah, dan biji kopi tidak bersentuhan langsung dengan lantai)
  3. Simpan biji kopi dalam keadaan sudah disortir (tidak bercampur dengan primary defact)
  4. Mengunakan kemasan yang bersih
  5. Meminimalisasi oksigen dalam kemasan
  6. Menentukan jenis kemasan yang akan digunakan sesuai tujuan penggunaan kopi

4 cara penyimpanan dengan kemasan khusus!

Cara penyimpanan hermetic

Pertama penyimpanan green bean dengan menggunakan plastik hermetik khusus dan karung (3 lapis)

Bahan yang digunakan, plastik kedap udara (hermetic), plastik pelindung lapisan kedua (high density poly ethylene 80 micron) dan karung goni/blacu atau lainnya

Bahan hermetic dan pelindung lapisan kedua bertujuan untuk meminimalisir oksigen dalam karung sehingga menghambat pertumbuhan bakteri, jamur dan serangga.

Bahan karung goni bertujuan untuk melindungi bahan hermetic dan pelindung lapisan kedua disaat pengangkutan atau pemindahan.

Tipe penyimpanan ini umum digunakan sebagai standard penyimpanan kopi di negara-negara penghasil kopi sekaligus sudah memenuhi standard pengiriman export hampir ke semua negara.

Kelebihan dari cara ini yaitu, sesuai standard penyimpanan dan pengiriman. Tapi, kekurangannya high cost.

Cara penyimpanan high density poly ethylene (hdpe)

Penyimpanan green bean dengan plastik high density poly ethylene (hdpe) dan karung (3 lapis)

Menggunakan bahan berupa plastik hdpe 80 micron, plastik pelindung lapisan kedua hdpe 80 micron dan karung goni/blacu atau lainnya.

Bahan hdpe 80 micron, plastik pelindung lapisan kedua bertujuan untuk meminimalisir oksigen dalam karung yang menghambat pertumbuhan bakteri, jamur dan serangga.

Bahan karung goni bertujuan untuk melindungi bahan sebelumnya saat pengangkutan atau pemindahan. Tipe penyimpanan ini umum digunakan oleh processor lokal, untuk menyimpan kopi dalam jangka waktu menengah (3-12 bulan).

Adapun kelebihan, tidak terlalu mahal dan kualitas biji kopi terjaga. Tapi, kekurangannya tidak memenuhi standard export ke beberapa Negara.

Cara penyimpanan plastik vacoom dan dus box

Penyimpanan green bean dengan plastik vacoom dan dus box ini memerlukan bahan berupa plastik vacoom khusus dan kardus box corrugated double wall.

Bahan plastik vacoom khusus dengan system vacoom, kadar oksigen mendekati 0% sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri, jamur dan serangga.

Bahan box corrugated double wall bertujuan melindungi bahan plastik vacoom saat pengangkutan atau pemindahan. Tipe penyimpanan ini sangat baik menjaga mutu kopi dan diterima di beberapa negara tujuan sebagai standard yang direkomendasikan.

Kelebihannya adalah mutu biji kopi terjaga dan penyimpanan rapi atau mudah di organize. Tapi, kekurangannya high cost, proses membutuhkan alat atau mesin yang relatif mahal

Cara penyimpanan plastik vacoom dan plastik container

Penyimpanan green bean menggunakan plastik vacoom dan plastik container, membutuhkan bahan plastik vacoom khusus dan container plastik

Bahan plastic vacoom dengan system vacoom, punya kadar oksigen mendekati 0% yang menghambat pertumbuhan bakteri, jamur dan serangga.

Bahan container plastik untuk melindungi bahan plastik vacoom saat pengangkutan atau pemindahan. Tipe penyimpanan ini baik dalam menjaga mutu kopi dan biasa dipakai oleh roastery atau pengecer.

Kelebihannya, mutu biji kopi terjaga dan penyimpanan rapi atau mudah di organize. Namun, kekurangannya high cost, proses membutuhkan alat atau mesin yang relatif mahal.

Lucy Tedjasukmana: Penyimpanan dan Kemasan yang Aman Untuk Eksport Kopi
Lucy Tedjasukmana: Penyimpanan dan Kemasan yang Aman Untuk Eksport Kopi
We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Coffeetimes.id
Register New Account
Name (wajib)
Reset Password
Compare items
  • Total (0)
Compare
0