Perhatikan 5 Hal Pengaruhi Difusi Saat Ekstraksi Kopi ini!

SaveSavedRemoved 0

Siapa sih yang nggak mau buat kopi enak? Untuk itu kalian perlu tahu soal 5 hal pengaruhi difusi saat ekstraksi kopi!

Proses seduh kopi bukan sekadar mencampur air panas dengan bubuk kopi, tapi ada pula proses pelepasan senyawa rasa pada saat ekstraksi. Itu sebabnya para pecinta kopi sering melakukan banyak eksplorasi pada proses ekstraksi untuk menemukan rasa yang diinginkan.

Seperti yang telah diketahui, setiap seduhan kopi dapat menghasilkan rasa yang berbeda, mulai dari rasio kopi hingga penggunaan air dan biji kopi bisa membuat rasa kopi kalian beragam.

Pernahkah kalian melihat barista yang menyeduh kopi dengan dripper V60 dan menuangkan air seduhan dari kettle mengaliri bubuk kopi? Atau barista yang mengangkat kettle meninggi dan barista yang menuangkannya dekat dengan dripper?

Cara barista menuang air seduhan pada metode seduh V60 tersebut berkaitan dengan cara mengoptimalkan ekstraksi kopi agar hasil rasanya nikmat.

Difusi merupakan istilah reaksi senyawa kimia dari peristiwa mengalir atau berpindah senyawa zat yang larut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.

Dalam hal ini, ekstraksi kopi adalah hasil perpindahan senyawa yang terkandung dalam bubuk kopi, melepaskan aroma dan rasa yang larut ke air seduhannya.

Singkatnya, difusi terjadi saat air seduhan mengaliri bubuk kopi, dan senyawa yang terkandung pada bubuk kopi mulai dari senyawa rasa dan aroma, ikut larut dengan air seduhan tersebut.

Tapi reaksi difusi tidak terjadi pada metode seduh yang memaksa air mengaliri bubuk kopi seperti alat Aeropress dan konsep mesin espresso manual.

Credit Image: i.dailymail.co.uk

Lalu apa saja hal pengaruhi difusi saat ekstraksi kopi?

Ukuran partikel

Menurut Medium Michael Mac Donald ‘Understanding Coffee Brewing Dinamics’, ada 5 hal yang pengaruhi difusi. Ukuran partikel salah satunya, semakin besar partikel maka semakin lambat partikel itu bergerak, kecepatan difusi juga semakin lambat.

Semakin kasar bubuk kopi, maka bubuk kopi jadi semakin lambat untuk melepaskan senyawa yang terkandung.

Ketebalan membran

Dengan membrane yang tebal, kecepatan difusi jadi semakin lambat. Bubuk kopi yang kasar mempunyai ketebalan membran sehingga kecepatan difusi bisa melambat.

Luas

Jika ingin difusi lebih cepat, maka kalian perlu menggunakan wadah atau area pelepasan senyawa yang luas. Pasalnya, kopi yang diseduh menggunakan alat kopi berbeda bisa berbeda pula senyawa rasa yang dilepaskan.

Credit Image: scanews.coffee

Jarak konsentrasi

Difusi akan semakin lambat jika semakin besar perbedaan konsentrasinya. Hal ini berkaitan dengan seberapa banyak jumlah bubuk kopi berbanding dengan air seduhan pelarutnya.

Suhu

Semakin tinggi suhu maka semakin tinggi kecepatan difusi. Hal tersebut menjelaskan tentang penggunaan suhu air sebagai pelarut senyawa yang terkandung pada bubuk kopi.

Sajian kopi yang nikmat adalah hasil dari variabel difusi yang seimbang, tidak berlebih (over-extracted) atau tidak kurang (under-extracted).

Kalian yang ingin menciptakan keseimbangan ekstraksi perlu banyak eksplorasi, hingga bisa menemukan nilai yang sesuai untuk hasilkan sajian kopi nikmat.

Walau setiap alat kopi dan single origin memiliki perbedaan cara penyajian, setidaknya Specialty Coffee Association punya standarisasi penyeduhan kopi, yaitu rasio kopi 1:15 dan penggunaan air panas pada rentang suhu 90-96 derajat celsius.

Semoga bisa menambah wawasan, dengan tahu 5 hal pengaruhi difusi saat ekstraksi kopi ini, selamat bereksplorasi!

Perhatikan 5 Hal Pengaruhi Difusi Saat Ekstraksi Kopi ini!
Perhatikan 5 Hal Pengaruhi Difusi Saat Ekstraksi Kopi ini!
We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Coffeetimes.id
Register New Account
Name (wajib)
Reset Password
Compare items
  • Total (0)
Compare
0