Cup of Excellence Indonesia, Michael: Kita Kurasi Secara Objektif!

SaveSavedRemoved 0

Dimana ada kompetisi, di sana pasti ada penjurian. Cup of Excellence (COE) Indonesia juga punya penilaian dan standar bagi para petani yang akan mengikutsertakan biji kopinya.

Setelah talkshow di event Kopi Craft Indonesia 2021, tim coffeetimes.id menemui Michael Utama, Wakil Ketua SCAI sekaligus Ketua COE Indonesia secara langsung, Jumat, (11/6).

“Proses penilaian COE akan sangat objektif. Kita kurasi secara objektif dengan menggunakan sistem coding/ peng-kodean jadi cupper tidak akan tahu jenis atau asal kopi dari mana, jadi semacam blind test. Penilaiannya pure dari rasa yang dimiliki kopi tersebut,” tutur Mike panggilan akrab Ketua COE Indonesia tersebut

Cup of Excellence Indonesia 2021, memang bukan hanya tempat bagi para petani kopi untuk menunjukkan biji kopi terbaiknya, tapi juga ajang bagi para penguji cita rasa atau cuppers untuk mencicipi dan mengapresiasi kopi-kopi terbaik dan teristimewa di Indonesia, serta ajang pembelajaran dan peningkatan kemampuan sensori.

Pada 17 Mei 2021 lalu, pihak COE telah membuka pendaftaran untuk para juri nasional. Syarat-syarat untuk dapat berpartisipasi adalah calon juri harus memiliki kemampuan dasar uji cita rasa, jam terbang tinggi, wawasan cita rasa yang luas, serta pengalaman dalam bidang kopi, seperti mengikut kelas SET yang rutin diadakan Alliance for Coffee Excellence.

“Dari 67 pendaftar diseleksi sebanyak 24 lalu akan di training lagi oleh Alliance for Coffee Excellence. Setelah itu nanti kita akan saring lagi menjadi 12 juri,” kata Michael.

Sebanyak 12 juri yang terpilih itu akan menilai biji kopi terbaik dengan metode cupping, dan diberikan form untuk selanjutnya menilai dari faktor sweet, kompleksitas, flavor, body, dan lainnya hingga mencapai rata-rata tertinggi dari semua juri atau nilai 86.

Saat ditanya tentang adakah biji kopi favorit atau unggulan yang akan diprediksi bisa memenangkan COE Indonesia ini, Michael tidak bisa memastikannya.

“Kalau itu saya tidak bisa bilang, karena nanti penilaian akan benar-benar bergantung pada kopinya,” tegasnya

Bagi Michael kopi itu rumit, mulai dari proses tanam, petik, pengolahan hingga jadi kopi yang siap dinikmati adalah hasil kolaborasi dari banyak pihak. Jadi masyarakat perlu tahu, kalau secangkir kopi yang mereka minum tidak sederhana.

“Untuk edukasi tentang kopi, itu memang kembali pada pemilik bisnisnya, apa mereka mau mengedukasi atau tidak. Karena kopi bukan hanya soal hilir, tapi juga hulunya. Nah, COE ini jadi ajang bagus untuk memicu hulu kita lebih giat menggembangkan kualitasnya,” pungkasnya

Cup of Excellence Indonesia, Michael: Kita Kurasi Secara Objektif!
Cup of Excellence Indonesia, Michael: Kita Kurasi Secara Objektif!
We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Coffeetimes.id
Register New Account
Name (wajib)
Reset Password
Compare items
  • Total (0)
Compare
0